JENIS CAIRAN KRISTALOID PDF

Tindakan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit serta sebagai tindakan pengobatan dan pemberian makanan. Infus merupakan tindakan yang dilakukan pasien dengan cara memasukan cairan melalui intra vena dengan bantuan infus set, dengan tujuan memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit, sebagai tindakan pengobatan dan pemberian nutrisi parenteral. Sesuatu yang masuk ke dalam tubuh, memiliki kandungan atau komposisi yang harus sesuai tubuh manusia. Pemberian ini tidak boleh salah, karena bisa berakibat fatal. Misalnya saja flebitis.

Author:Sabar Kagakus
Country:Kenya
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):11 September 2005
Pages:251
PDF File Size:19.84 Mb
ePub File Size:11.8 Mb
ISBN:940-3-99609-396-7
Downloads:7293
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Guk



Share to Facebook Share to Twitter Pemberian cairan infus merupakan salah satu perawatan medis yang disediakan oleh rumah sakit pada pasien yang kehilangan cairan dan zat-zat makanan dalam tubuh.

Perawatan medis ini dilakukan dengan cara mengaliri tubuh melalui selang dan jarum infus pada pembuluh darah. Pemberian cairan infus harus sesuai dengan aturan dokter dengan memperhatikan jenis dan jumlah cairan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Ada beberapa jenis cairan infus yang sering digunakan oleh pasien dalam beberapa kondisi. Berikut ini dapat kita simak penjelasannya. Trigger 1. Cairan kristaloid Unsplash. Cairan ini digunakan pada pasien dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit, mengembalikan pH tubuh, menghindari dehidrasi dan dijadikan sebagai cairan resusitasi. Ada beberapa jenis dalam cairan kristaloid, yakni cairan Saline, Laktat dan Dextrose. Semua cairan tersebut tentunya memiliki kandungan yang berbeda-beda tergantung pada kondisi pasien.

Trigger 2. Cairan koloid mirellemedispa. Umumnya cairan ini diberikan pada pasien yang menderita sakit krisis dan pasien yang telah melakukan operasi bedah. Cairan koloid juga memiliki berbagai jenis, termasuk cairan Gelatin, Albumin dan Dextran. Trigger 3. Cairan asering usada.

GOSPEL OF BARNABAS MALAYALAM PDF

Cairan koloid

Proporsi cairan tubuh ini menurun seiring dengan bertambahnya usia. Cairan antar ruang dapat saling bergerak difusi sesuai dengan kebutuhan tubuh melalui respon terhadap gradien konsentrasi elektrolit. Volume ekstrasel terbagi menjadi volume interstitial dan intravaskuler. Secara normal, keseimbangan cairan intravaskuler dijaga oleh adanya tekanan onkotik yang berasal dari molekul-molekul intravaskuler yang berukuran besar, pergerakan cairan limfe dari interstitial ke intravaskuler, serta adanya tekanan yang mempertahankan volume ekstrasel tetap. Semua faktor tersebut akan membuat cairan masuk ke dalam ruang intravaskuler. Sedangkan faktor yang berlawanan seperti adanya tekanan hidrostatik oleh jantung dan sirkulasi serta tekanan onkotik cairan interstitial akan menyebabkan cairan keluar dari ruang intravaskuler.

BLAUPUNKT MELBOURNE SD27 MANUAL PDF

5 Jenis Cairan Infus yang Sering Digunakan Pasien, Sudah Tahu?

Keuntungan cairan kristaloid antara lain mudah tersedia, murah, mudah dipakai, tidak menyebabkan reaksi alergi dan sedikit efek samping. Kelebihan cairan kristaloid pada pemberian dapat berlanjut dengan edema seluruh tubuh sehingga pemakaian berlebih perlu dicegah. Larutan RL adalah larutan isotonis yang paling mirip dengan cairan ekstraseluler. RL dapat diberikan dengan aman dalam jumlah besar kepada pasien dengan kondisi seperti hipovolemia dengan asidosis metabolik, kombustio dan sindroma syok. Tempat metabolisme laktat terutama adalah hati dan sebagian kecil pada ginjal, sedangkan asetat dimetabolisme pada hampir seluruh jaringan tubuh dengan otot sebagai tempat terpenting. Penggunaan Ringer Asetat sebagai cairan resusitasi patut diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat seperti sirosis hati dan asidosis laktat.

ELIE AYACHE BLACK SWAN PDF

15 Jenis-Jenis Cairan Infus dan Fungsinya

Adapun manfaat cairan asering yaitu: Dapat menjaga suhu tubuh sentral pada anestasi dan isofluran terutama kandungan asetatnya pada saat pasien dibedah Meningkatkan tonisitas sehingga dapat mengurangi resiko edema serebral 2. Ringer Asetat RA Komposisi cairan ini hampir sama dengan cairan Ringer Laktat namun keduanya memiliki manfaat yang berbeda bagi pasien yaitu : berguna sebagai cairan metabolisme di otot pasien Bermanfaat bagi pasien resusitasi kehilangan cairan akut yang mengalami dehidrasi yang berat dan syok maupun asidosis bagi pasien diare yang kehilangan cairan dan bikarbonat masif demam berdarah luka bakar syok hemoragik Manfaat yang dirasakan pasien dengan cairan ini kali lebih cepat dan efektif daripada cairan Ringer Laktat RL. Cairan Koloid Cairan ini merupakan cairan yang terdiri dari molekul besar yang sulit untuk menembus pada membran kapiler. Biasanya cairan digunakan untuk mengganti cairan yang hilang yakni cairan intravaskuler, digunakan untuk membuat tekanan osmose plasma lebih terjaga dan mengalami peningkatan. Jenis cairan koloid yaitu : a.

ERITRODERMIA ATOPICA PDF

.

Related Articles