BUKU HARIAN SOE HOK GIE PDF

My comments are the same: what kind of person that wants to publish a dead man diary, its sad, tragic and frustrating. Reading the commentary section at least both of Hidayat Sutarnadi and Salim Said questioning what is the motive behind publishing this diary, to be reminded again, this is mid-life I read Soe Hok Gie Diary after reading Ahmad Wahib Diary. Reading the commentary section at least both of Hidayat Sutarnadi and Salim Said questioning what is the motive behind publishing this diary, to be reminded again, this is mid-life crisis diary of in single relationship confused person. Its also sad that people want to compare between Wahib UGM Madura published in with Soe Hok Gie UI Chinese published in , both of upper middle class intellectual at that time, both interested in politics but not his study. It might be the same people that want to have a new symbol for s political balance. Why a dead man should be rise again as a symbol, and why choose a diary?

Author:Judal Tumi
Country:Cyprus
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):23 October 2006
Pages:79
PDF File Size:3.83 Mb
ePub File Size:1.37 Mb
ISBN:483-2-54082-246-9
Downloads:54587
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Votilar



Golongan ini memiliki peran besar disamping sebagai generasi muda penerus cita-cita juga menjadi penyambung lidah rakyat kepada pemangku negara. Bahkan, kehidupan sebagian mahasiswa tidak dilepaskan dari aksi demontransi tentang berbagai kebijakan pemerintah terhadap rakyat. Suatu kebijakan yang telah disetujui berguna dalam kesejahteraan rakyat ternyata dapat berbalik arah dan mengancam kehidupan rakyat.

Hal ini terbukti dari era pemerintahan di Indonesia tahun an yang dianggap membungkam suara para mahasiswa dalam menyoroti kinerja pemerintahan yang permainan kotor sehingga menimbulkan pergejolakan di kampus-kampus. Soe Hok Gie Gie merupakan satu dari ribuan mahasiswa yang berani menentang kebijakan pemerintah yang otoriter dan mengutamakan kepentingan pribadi para pejabatnya.

Gie mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk melakukan aksi turun jalan ketika menemui suatu kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Catatan Gie merupakan catatan kehidupan yang dialami sehari-hari, yang telah memiliki pandangan kritis mengenai sejarah, kebudayaan manusia, politik negara, dan keadaan sosial masyarakat.

Gie berperan aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat dengan menyoroti revolusi 45 yang lebih berpihak kepada kalangan high class. Keberaniannya dalam melakukan kritik terhadap Presiden Sukarno dan menganggap beliau immoral.

Kehidupan yang selalu dekat dengan kekhawatiran, kesedihan, dan kekecewaan sangat terlihat dari catatan Gie berkaitan dengan penyelewengan para wakil rakyat.

Gie adalah sosok intelektual muda yang memiliki pemikiran luas dan selalu menjunjung nilai keadilan dan kejujuran. Dalam buku tersebut menggambarkan Gie yang berani mengkritisi berbagai permainan politik saat itu dan upaya menggugah gerakan mahasiswa. Namun, menariknya aksi Gie selalu tidak termasuk dalam satu kesatuan aksi apa pun, bahkan Gie berdiri menyuarakan aspirasinya secara independen.

Buku karya Gie ini dapat membuka pikiran kita tentang wajah pemerintahan Indonesia saat itu hingga kesatu-paduan mahasiswa yang melakukan aksi yang jujur tanpa ada unsur politis didalamnya.

Buku ini menjadi salah satu karya yang wajib dibaca oleh para mahasiswa atau orang lain yang mengatasnamakan dirinya sebagai aktivis namun kehilangan makna karena unsur politis. Bagikan Artikel ini.

FARMACOS COAGULANTES Y ANTICOAGULANTES PDF

13 Kata-kata Soe Hok Gie, Cocok Buat Inspirasi Anak Muda Masa Kini

Soe adalah seorang etnis Tionghoa[3] Katolik Roma. Ia anak keempat dari lima bersaudara di keluarganya; kakaknya Arief Budiman , seorang sosiolog dan dosen di Universitas Kristen Satya Wacana , juga cukup kritis dan vokal dalam politik Indonesia. Pendidikan dan karier[ sunting sunting sumber ] Setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di SMA Kolese Kanisius , Soe kuliah di Universitas Indonesia UI dari tahun sampai ; setelah menyelesaikan studi di universitas, ia menjadi dosen di almamaternya sampai kematiannya. Ia selama kurun waktu sebagai mahasiswa menjadi pembangkang aktif, memprotes Presiden Sukarno dan PKI. Soe adalah seorang penulis yang produktif, dengan berbagai artikel yang dipublikasikan di koran-koran seperti Kompas , Harian Kami , Sinar Harapan , Mahasiswa Indonesia , dan Indonesia Raya.

INVESTICIONI PROJEKTI PDF

Soe Hok Gie : Pemuda Indonesia yang Merdeka

Sebetulnya bagaimana kisah hidupnya yang begitu singkat namun bisa menjadi inspirasi bagi setiap generasi mahasiswa? Buat lo yang udah sering baca tulisan-tulisan gue , mungkin udah pada tau kalo gue orangnya lumayan doyan baca buku. Wah, emang buku apaan tuh, kok bisa jadi paling berharga? Mungkin itulah sebabnya buku ini menjadi begitu spesial buat gua.

GEORGE BRIDGMAN THE HUMAN MACHINE PDF

Catatan Seorang Demonstran

Pria yang akrab disapa Gie ini merupakan aktivis mahasiswa Indonesia keturunan Tionghoa yang lantang menolak pemerintahan otoriter. Kehidupan Soe Hok Gie bisa dikatakan penuh dengan perjuangan dan filosofi. Gie menjadi simbol pemuda idealis yang menentang kemunafikan dan mereka yang oportunis. Kata-kata Soe Hok Gie pun selalu menginspirasi. Saat Soekarno sudah lengser, dia memilih tetap kritis pada pemerintahan Orde Baru di bawah Soeharto.

APHEX 109 MANUAL PDF

Catatan Seorang Demonstran - Soe Hoek Gie

.

Related Articles