ASKEP KONJUNGTIVITIS PDF

Sumber: Handout dari dr. Definisi Konjungtivitis adalah radang konjungtiva yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, alergi, viral, dan sika. Konjungtivitis adalah peradangan konjungtiva akibat suatu proses infeksi atau respon alergi. Corwin, Pada konjungtivis mata nampak merah, sehingga sering disebut mata merah.

Author:Faell Arashitaxe
Country:Greece
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):23 June 2011
Pages:195
PDF File Size:15.25 Mb
ePub File Size:2.19 Mb
ISBN:728-7-68882-904-2
Downloads:97371
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mazuzragore



Kebanyakan konjungtivitis bersifat bilateral. Bila hanya unilateral, penyebabnya adalah toksik atau kimia. Organism penyebab tersering adalah stafilokokus, streptokokus, pneumokokus, dan hemofilius. Adanya infeksi atau virus.

Juga dapat disebabkan oleh butir-butir debu dan serbuk sari, kontak langsung dengan kosmetika yang mengandung klorin, atau benda asing yang masuk kedalam mata.

Apabila ada mikroorganisme yang dapat menembus pertahanan konjungtiva berupa tear film yang juga berfungsi untuk mmelarutkan kotoran-kotoran dan bahan-bahan toksik melalui meatus nasi inferior maka dapat terjadi konjungtivitas. Konjungtivitis merupakan penyakit mata eksternal yang diderita oleh masyarakat, ada yang bersifat akut atau kronis. Gejala yang muncul tergantung dari factor penyebab konjungtivitis dan factor berat ringannya penyakit yang diderita oleh pasien. Pada konjungtivitis yang akut dan ringan akan sembuh sendiri dalam waktu 2 minggu tanpa pengobatan.

Namun ada juga yang berlanjut menjadi kronis, dan bila tidak mendapat penanganan yang adekuat akan menimbulkan kerusakan pada kornea mata atau komplikasi lain yang sifatnya local atau sistemik. Konjungtiva karena lokasinya terpapar pada banyak mikroorganisme dan factor lingkungan lain yang mengganggu. Beberapa mekanisme melindungi permukaan mata dari substansi luar. Pada film air mata, unsure berairnya mengencerkan materi infeksi, mucus menangkap debris dan kerja memompa dari pelpebra secara tetap menghanyutkan air mata ke duktus air mata dan air mata mengandung substansi antimikroba termasul lisozim.

Adanya agen perusak, menyebabkan cedera pada epitel konjungtiva yang diikuti edema epitel, kematian sel dan eksfoliasi, hipertrofi epitel atau granuloma. Mungkin pula terdapat edema pada stroma konjungtiva kemosis dan hipertrofi lapis limfoid stroma pembentukan folikel. Sel-sel radang bermigrasi dari stroma konjungtiva melalui epitel kepermukaan.

Sel-sel kemudian bergabung dengan fibrin dan mucus dari sel goblet, embentuk eksudat konjungtiva yang menyebabkan perlengketan tepian palpebra saat bangun tidur. Adanya peradangan pada konjungtiva ini menyebabkan dilatasi pembuluh-pembuluh konjungtiva posterior, menyebabkan hoperemi yang tampak paling nyata pada forniks dan mengurang kearah limbus. Pada hiperemi konjungtiva ini biasanya didapatkan pembengkakan dan hipertrofi papilla yang sering disertai sensasi benda asing dan sensasi tergores, panas, atau gatal.

Sensai ini merangsang sekresi air mata. Transudasi ringan juga timbul dari pembuluh darah yang hyperemia dan menambah jumlah air mata. Jika klien mengeluh sakit pada iris atau badan siliare berarti kornea terkena. Konjungtivitis Alergi Konjungtivitis alergi adalah salah satu dari penyakit mata eksternal yang paling sering terjadi.

Bentuk konjungtivitis ini mungkin musiman atau musim-musim tertentu saja dan biasanya ada hubungannya dengan kesensitifan dengan serbuk sari, protein hewani, bulu-bulu, debu, bahan makanan tertentu, gigitan serangga, obat-obatan. Konjungtivitis alergi mungkin juga dapat terjadi setelah kontak dengan bahan kimia beracun seperti hair spray, make up, asap, atau asap rokok. Asthma, gatal-gatal karena alergi tanaman dan eksim, juga berhubungan dengan alergi konjungtivitis.

Bentuk ini adalah konjungtivitis yang mudah ditularkan, yang biasanya disebabkan oleh staphylococcus aureus. Mungkin juga terjadi setelah sembuh dari haemophylus influenza atau neiseria gonorhe. Konjungtivitis Bakteri Hiperakut Neisseria gonnorrhoeae dapat menyebabkan konjungtivitis bakteri hiperakut yang berat dan mengancam penglihatan. Konjungtivitis Viral jenis konjungtivitis ini adalah akibat infeksi human adenovirus yang paling sering adalah keratokonjungtivitis epidermika atau dari penyakit virus sistemik seperti mumps dan mononukleus.

Biasanya disertai dengan pembentukan folikel sehingga disebut juga konjungtivitis folikularis. Mata yang lain biasanya tertular dalam jam. Konjungtivitis Blenore Konjungtivitis purulen bernanah pada bayi dan konjungtivitis gonore. Blenore neonatorum merupakan konjungtivitis yang terdapat pada bayi yang baru lahir.

Penyebab keluhan ini adalah edema konjungtiva, terbentuknya hipertrofi papilaris, dan folikel yang mengakibatkan perasaan adanya benda asing didalam mata. Gejala objektif meliputi hyperemia konjungtiva, epifora keluar air mata berlebihan , pseudoptosis kelopak mata atas seperti akan menutup , tampak semacam membrane atau pseudomembran akibat koagulasi fibrin.

Adapun smanifestasi sesuai klasifikasinya adalah sebagai berikut: 1. Konjungtivitis Bakteri.

AMBE TU HAI JAGDAMBE KALI LYRICS IN PDF

Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah inflamasi konjungtiva dan ditandai dengan pembengkakan dan eksudat. Pada konjungtivitis mata tampak merah, sehingga sering disebut mata merah. Konjungtivitis dapat menyerang pada semua tingkat usia. Pelebaran pembuluh darah disebabkan karena adanya peradangan ditandai dengan konjungtiva dan sclera yang merah, edema, rasa nyeri, dan adanya secret mukopurulent.

GUNTER GRASS PEELING THE ONION PDF

ASKEP KONJUNGTIVITIS

Konjungtiva sendiri merupakan membran lapisan transparan yang terletak antara kelopak dan sklera bagian putih mata. Konjungtivitis dapat terjadi pada salah satu atau di kedua mata. Meskipun menimbulkan rasa tidak nyaman dan tidak enak dipandang, kondisi ini jarang memengaruhi ketajaman penglihatan Anda. Konjungtivitis adalah infeksi sehingga Anda harus dirawat sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain. Seberapa umumkah kondisi ini? Konjungtivitis adalah penyakit yang umum terjadi dan bisa sembuh tanpa pengobatan. Setiap orang segala usia bisa mengalaminya.

ASTM A903 PDF

Suatu peradangan konjungtiva yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, clamida, alergi atau iritasi dengan bahan-bahan kimia. Konjungtiva berhubungan dengan dunia luar kemungkinan konjungtiva terinfeksi dengan mikro organisme sangat besar. Pertahanan konjungtiva terutama oleh karena adanya tear film, pada permukaan konjungtiva yang berfungsi melarutkan kotoran dan bahan-bahan yang toksik kemudian mengalirkan melalui saluran lakrimalis ke meatus nasi inferior. Tear film mengandung beta lysine, lysozyne, Ig A, Ig G yang berfungsi menghambat pertumbuhan kuman. Apabila ada kuman pathogen yang dapat menembus pertahanan tersebut sehingga terjadi infeksi konjungtiva yang disebut konjungtivitis. Konjungtivitis Kataral. Penyebab: Koch Weeks, stafilokok aureus, streptokok viridan, pneukok, dan lain-lain.

Related Articles